Kehidupan Antonio Conte Selama Berada di Chelsea

Prediksibolasbobet88 – Kehidupan Antonio Conte Selama Berada di Chelsea. Hidup jauh dari sanak keluarga merupakan hal yang berat bagi Antonio Conte dalam menjalani kehidupannya sebagai pelatih tim Chelsea sejak musim panas lalu, Walaupun hal tersebut kadang membuatnya sedih akan tetapi dia juga mengakui pengalaman sejauh ini bersama Chelsea tetaplah menjadi hal yang menyenangkan.



Antonie Conte mulai menangani tim  Chelsea di awal musim 2016/17.Dan hal ini juga merupakan pengalaman baru buatnya mengingat sebelum ini mantan pelatih dari tim nasional Italia itu cuma bermain dan kemudian berkerja untuk melatih di negara kelahirannya itu.



“Ketika saya masih menjadi pemain sepakbola, saya hanya sempat bermain untuk dua klub yaitu: Lecce dan Juventus. Tetapi menurutnya, selama kariernya itu saya sejujurnya ingin pergi dan bermain di berbagai macam negara,” ungkap Conte seperti dilansir dari Sky Sports.



Di negara Inggris,Antonio Conte sejauh ini berhasil membawa Chelsea menduduki puncak klasemen Premier League musim ini.Akan tetapi semua tak berjalan mulus-mulus saja karena anak dan istrinya saat ini masih berada di negara kelahirannya Itaia.



“Sekarang ini saya berhasil memiliki pengalaman besar di Inggris, di sebuah liga yang besar dan menakjubkan. Bagi saya, ini merupakan hal yang sangat bagus. Saya berharap pengalaman ini bisa saya rasakan kembali bersama keluarga pada musim berikutnya,” uangkap Conte.



“Jika kalian bertanya kepada saya apakah saya kehilangan keluarga saya, jujur, saya harus mengatakan, ya.Sangatlah tidak mudah untuk tinggal sendirian di negara baru ini,dan menjalani kehidupan ini dengan keluarga saya yang masih di Italia,” ungkapnya.

 

Pada saat saat kekurangnyamanan akibat harus menjalani petualangan baru tanpa orang-orang terdekat di sisi anda,Antonio Conte tetap menggarisbawahi bahwa apa yang dia jalani sejauh ini sudah sangatlah menyenangkan.



“Ini adalah pengalaman baru dimusim pertama saya pergi (keluar dari Italia), di negara baru, dengan bahasa baru, dan kebiasaan baru, banyak hal yang berbeda dari masa masa yang telah saya lalui sebelumnya,” tuturnya.



“Saya telah memulainya hanya dua hari berselang ketika saya menyelesaikan pertandingan akhir di Piala Eropa bersama Italia, dan anda harus tiba di sebuah klub, dengan pemain baru, tim baru, untuk membawa ide-ide, filsafat dan mengubah beberapa kebiasaan pemain saya, itu merupakan hal yang tidak mudah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *